» » Pedoman Praktek Komputer STAI HAS

A. Pendahuluan
Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, penggunaan jasa dalam bidang komputer sudah merupakan kebutuhan utama guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja di lingkungan instansi pemerintah maupun swasta, tidak terkecuali dalam kegiatan bidang pendidikan terlebih pada perguruan tinggi.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya teknologi sebagai alat pengolah data (informasi), merupakan peluang bagi terbukanya lapangan kerja baru dalam berbagai sektor. Kebutuhan akan tenaga terampil dalam bidang komputer dirasa masih belum sebanding dengan tersedianya tenaga terampil yang ada.
Sehubungan dengan pemikiran di atas, maka sudah selayaknya pada perguruan tinggi dapat mengembangkan Laboratorium Komputer sesuai yang mempunyai fungsi ganda; pertama sebagai penunjang proses pembelajaran dan kedua sejalan dengan program pemerintah yang diharapkan tumbuh dan berkembang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta diharapkan pula sebagai supplement bagi lembaga pendidikan formal dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.
Sebagai realisasi pelayan pendidikan kepada masyarakat, Laboratorium Komputer pada STAI HAS diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan kualitas keterampilan dalam menguasai teknologi komputer dengan memiliki wawasan ilmiah serta terampil untuk mengemban tugas pekerjaannya kelak dikemudian hari.

B. Tujuan
Program pelayan Laboratorium Komputer STAI HAS ini, pada dasarnya bertujuan untuk membantu/menunjang para mahasiswa dalam menyelesaikan program pembelajaran melalui komputerisasi, yang diharapkan para mahasiswa dapat :
1) Memahami dan mengenal mekanisme kerja komputer baik secara Hardware dan Sofware, yang dapat memberi bekal pengetahuan dasar dalam pengetahuan komputer untuk melanjutkan ke program aplikasi.
2) Mampu menggunakan/mengoperasikan peralatan komputer sebagai alat pengolah data maupun informasi, yang dapat memberi bekal keterampilan praktis dalam mengatasi masalah sehari-hari maupun otomatisasi administrasi.
3) Menggunakan komputer sebagai suplement pada proses pembelajaran tertentu sesuai dengan komponen program/ jurusan masing-masing.

C. Rumpun Keterampilan dan Materi Pembelajaran
Rumpun keterampilan dimaksudkan adalah tahap-tahapan/tingkat pengetahuan komputer ini meliputi :
1. Rumpun keterampilan Yunior/dasar operator, dengan materi pembelajaran :
(a) Apresiasi Komputer
(b) Dasar Operasi Komputer
(c) Perintah Dos
(d) Manajemen Direktori
(e) Batch File dan Coping SYS
(f) Config SYS
(g) Dasar-dasar MS Word
2. Rumpun keterampilan Senior/Menengah Operator :

a. Aplikasi MS Word

- Sekilas tentang Microsoft Window
- Pengoperasian Program Microsoft Word
- Tknik Penyuntingan
- Menentukan format dokumen
- Mengatur tata letak
- Indentasi
- Menentukan format karakter
- Mengatur font
- Pengaturan paragraf dan halaman
- Pencetakan
- Menyusun tabel dan perhitungan
- Jendela dan pengaturan File
- Daftar isi
- Data Base/Datasheet
- Grafik
- Surat Masal/Mail Merge
- Dropped caps dan cart

b. Aplikasi Exel
- Membuat Worksheet
- Mengurutkan data
- Membuat formula
- Membuat tabel sederhana/mengatur lebar kolom
- Membuat formula dan fungsi @ SUM, @ MIN, @ MAX, dan @ IF
- Menyimpan, memanggil kembali file
- Memformat worksheet
- Fungsi tanggal
- Membuat formula
- Menggunakan fungsi @ VLOOKUP dan HLOOKUP
- Memformat suatu kolom
- Membuat grafik
- Mencetak grafik
- Query
- Mencari data dengan cepat


3. Rumpun Keterampilan Progremer
Aplikasi program Acces
- Input data
- Tabel data/insert data
- Query
- Raport data
D. Model pendekatan Pembelajaran
Model pendekatan pembelajaran komputer terdiri dari pendekatan Instra Kurikuler dan ektra Kurikuler
1) Pendekatan Instra Kurikuler secara teknis diselenggarakan dengan frekwensi belajar sebanyak 2 kali perminggu dengan alokasi waktu :
• Teori : diselenggarakan pada jam keterampilan (2x45 menit).
• praktek : diselenggarakan di luar jam keterampilan (2x60 menit)
Target yang diperoleh mahasiswa :

i. Terampil menggunakan komputer
ii. Nilai dimasukan pada komponen keterampilan lainnya

2) Pendekatan Ektra Kurikuler secara teknis diselenggarakan dengan frekwensi belajar sebanyak 1 kali perminggu dengan cara langsung praktek terbimbing di luar jam mata kuliah 2x60 menit :
• Teori : diselenggarakan pada jamketerampilan (2x45 menit)
• Praktek : diselenggarakan di luar jam keterampilan (2x60 menit)
Target yang diperoleh mahasiswa :
- Terampil menggunakan komputer
- Nilai tidak dimasukan pada komponen keterampilan lainnya
- Sertifikat komputer dilegalisir oleh Diknas (apabila PT. Sudah mempunyai lembaga khusus/setara kursus serta mendapat izin dari Diknas).

E. Sarana dan Fasilitas
Sarana dan fasilitas yang disediakan dalam penyelenggaraan Laboratorium Komputer adalah sebagai berikut :
1) Ruangan permanen tidak lembab, minimal berukuran 80m2/8x10 m.
2) Sarana belajar berupa perangkat komputer dan kelengkapan lainnya yang diperlukan, disimpan pada ruangan khusus yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah mahasiswa dengan menggunakan formula, sebagai berikut:
Contoh : (untuk mahasiswa 24 orang/praktek/sip)
Jumlah Komputer =Jumlah Peserta/sip
24+1 (Cadangan)

3) Spesifikasi Minimal Peralatan Komputer
(a) PC untuk Server (jumlah 1 PC)
(1) MB ASUS ASROK
(2) PROSESOR P4 2,4 GB
(3) VGA CARD G FORCE 4 mx 440 64 MB
(4) HARDISK 40 GB
(5) CD ROOM 52 X ASUS
(6) SOUNDCARD 3D
(7) MEMORY DDR 256 MB
(8) FDD 1,44 PANASONIC
(9) KEYBOARD
(10) MOUSE
(11) CASING ATX 350 W
(12) MONITOR 17 “ SAMSUNG SEMIFLAT
(b) PC untuk kerja (jumlah sesuai dengan kebutuhan)
i. MB ASUS ASROK
ii. PROSESOR P4 1,8 GB
iii. VGA CARD 32 MB
iv. HARDISK 40 GB
v. CDROOM 52 X ASUS
vi. SOUNDCARD 3D
vii. MEMORY DDR 256 MB
viii. FDD 1,44 PANASONIC
ix. KEYBOARD
x. MOUSE
xi. CASING ATX 350 W
xii. MONITOR 17” SAMSUNG SEMIFLAT
4) Seperangkat LAN (sesuai kebutuhan)
5) Printer (sesuai kebutuhan)
6) Meja komputer/kerja dan kursi (sesuai kebutuhan)
7) AC ruangan (sesuai kebutuhan)
F. Tenaga Pendidik/Instruktur
Menyadari akan pentingnya tenaga pendidik/instruktur pada Laboratorium Komputer PTS, harus memiliki kualifikasi sebagai berikut :
1) Minimal Diploma IV, atau SI pendidikan komputer
2) Memiliki dedikasi dan loyalitas terhadap perkembangan pendidikan
3) Diutamakan Dosen tetap pada PTS yang bersangkutan

G. Relevansi kegiatan Laboratorium Komputer dengan Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi

Dalam dasa warsa terakhir, bidang informasi dan telekomunikasi mengalami revolusi khususnya untuk perangkat audivisual, mobile phone dan komputer. Teknologi tersebut telah mengubah cara hidup masyarakat dan berpengaruh terhadap beberapa aspek kehidupan. Pembelajaran teknologi Informasi dan Komunikasi dipersiapkan untuk mengantisipasi dampak perkembangan teknologi khususnya bidang informasi dan komunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari. Materi ini perlu dikenalkan, dipraktekan dan dikuasai oleh siswa/mahasiswa sedini mungkin agar peserta didik memiliki bekal untuk menyesuaikan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.
Manusia secara berkelanjutan membutuhkan pemahaman dan pengalaman agar bisa memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara optimal dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman dan menyadari implikasinya bagi pribadi maupun masyarakat. Peserta didik yang telah mengikuti dan memahami serta mempraktekan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan memiliki kapasitas dan kepercayaan diri untuk memahami berbagai jenis macam Teknologi Informasi dan Kominikasi dan menggunakannya secara efektif. Selain itu peserta didik memahami dampak negatif, dan keterbatasan Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta mampu memanfaatkan Teknologi Informasi dan komunikasi untuk mendukung proses pembelajaran dalam kehidupan.
Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu agar peserta didik dapat menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktivitas lainnya sehingga peserta didik mampu berkreasi, mengembangkan sikap inisiatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan yang baru.

Pada hakekatnya, kurikulum Teknologi Informasi dan Komunikasi menyiapkan peserta didik agar dapat terlibat pada perubahan yang pesat dalam dunia kerja maupun kegiatan lainnya yang mengalami perubahan dan perubahan dalam variasi penggunaan teknologi. Peserta didik menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan komunikasi untuk mencari, mengekplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara creative namun bertanggung jawab. Peserta didik belajar bagaimana menggunakan teknologi Informasi dan Komunikasi agar dengan cepat mendapat ide dan pengalaman dari berbagai kalangan masyarakat, komunitas, dan budaya. Penambahan kemampuan karena penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga peserta didik dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.

About Nasrulloh

Abu Rasyidah Judi Muhyiddin, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi | Pin BB 73ca04f3 | Whatsapp 081315609988 | email salampenyuluh@gmail.com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Pembaca bijak komentar di sini: