» » Nabi Perempuan

“Mengapa semua Nabi laki-laki?” Seorang pemuda bertanya.
Guru Sufi menjawab: “Karena Tuhan tidak ingin membebani tugas yang lebih berat lagi kepada kaum perempuan. Perempuan punya tugas berat dan sangat mulia; melahirkan anak dan menuntun anak-anaknya menuju surga. Itu sebabnya perempuan dijuluki ‘nabi’ bagi anak-anak mereka.”

Kemudian ia menambahkan, “…..dan juga, pekerjaan nabi sebagai imam tidak dapat diwakilkan. Sementara perempuan ketika datang bulan, hamil atau melahirkan, harus istirahat, berhenti menjalani ketentuan ibadah.”

Sebelum berlalu guru Sufi membisikan, “…dan mungkin Tuhan tahu, kecuali di Masjidil Haram saat kita khusuk menjadi tamu Tuhan, kita bisa hilang konsentrasi saat shalat di belakang imam wanita. Apalagi kalau dia cantik rupawan dengan tubuh yang menawan, terutama saat rukuk dan sujud!”
(Renung dan Canda Pelawak Bersorban, hlm. 43-44)

About Nasrulloh

Abu Rasyidah Judi Muhyiddin, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi | Pin BB 73ca04f3 | Whatsapp 081315609988 | email salampenyuluh@gmail.com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Pembaca bijak komentar di sini: