» » » Hifz al-Nafs dan Upaya Penanggulangan Prostitusi Online di Indonesia


Oleh: Nasrulloh
(Pengurus MUI Kabupaten Bekasi Bidang Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan. Mahasiswa Program Doktoral Hukum Islam Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung)

Iftitah
       Prostitusi online ini menggunakan jenis-jenis penamaan yang berbeda, namun berbasis teknologi internet sebagai basis datanya. Jenis pertama, adalah situs online sebagai jenis klasik yang memanfaatkan situs berbayar maupun gratis menggunakan layanan gratis wordpress, bing maupun blogspot; jenis kedua, media sosial (social networking) seperti facebook, tagged, twitter, LinkedIn, dll; Jenis ketiga, forum diskusi seperti kaskus, bmers (bintang mawar.net), sawomatang, semprot, dll; dan keempat, chatting seperti yahoo messenger, camfrog, dll.
       Maraknya praktik prostitusi online mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Jumlah website yang menyediakan konten pornografi meningkat hingga 70 persen pada 2009. Pornografi juga masih menjadi konsumsi tertinggi bagi para pengakses internet. Bahkan, 12 persen situs di dunia mengandung pornografi. Beberapa akun jejaring sosial, termasuk Facebook. Setiap harinya sebanyak 266 situs porno baru muncul dan diperkirakan ada 372 juta halaman website pornografi, Sebanyak 25 persen pengguna memanfaatkan search engine untuk mencari halaman pornografi. menimbulkan kendala bagi Kementerian Kominfo melakukan pemantauan dan pemblokiran terhadap situs-situs porno (bingkaiberita.com, 5 Maret 2013). Dalam sebuah laporan dikatakan bahwa sepanjang tahun 2014 Indonesia telah berhasil menempati urutan kedua di dunia dalam hal mengunjungi situs esek-esek penuh desah nan basah ini. Indonesia berada pada urutan kedua setelah Turki. Penggunaan akses porno sebanyak 45% diakses melalui smartphone, 44% menggunakan desktop dan sisanya sebesar 11% memakai tablet.
       Prostitusi online ini dilakuakan untuk melakukan transaksi seks. Sama halnya dengan prostitusi konvensional, prostitusi online bertujuan untuk melakukan hubungan badan dengan pembayaran. Dampak dari pelacuran ini adalah munculnya dampak tertularnya penyakit menular seksual (PMS) yang dapat mematikan. Karena prostitusi jenis ini juga mengakibatkan kematian, maka hukum Islam mengatur segala sesuatu yang dapat menghilangkan jiwa harus dihapuskan. Dalam Hukum Islam dikenal hifz} al-nafsi (menjaga jiwa) sebagai salah satu tujuan syariat. Dalam penanggulangan atas dampak dari prostitusi online berupa HIV/AIDS dibentuklah lembaga Komisi Penanggulangan AIDS (KPA). Tulisan ini mengkaji Praksis prostitusi online di Indonesia dan konsep hifz} al-Nafsi (menjaga jiwa) dalam upaya serta penanggulangan praktik prostitusi online di Indonesia.
Pengertian Prostitusi Online
Prostitusi atau juga bisa disebut pelacuran berasal dari bahasa Latin yaitu pro-situare yang berarti membiarkan diri berbuat zina, melakukan perbuatan persundalan, pencabulan, pergendakan. Dalam bahasa Inggris prostitusi disebut prostitution yang artinya tidak jauh beda dengan bahasa latin yaitu pelacuran, persundalan atau ketunasusilaan. Orang yang melakukan perbuatan prostitusi disebut pelacur yang dikenal juga dengan WTS atau Wanita Tuna Susila (Kartini Kartono, 1997: 177). Pelacuran dalam kamus Bahasa Indonesia dijelaskan berasal dari kata lacur yang berarti malang, celaka, sial, gagal, atau buruk laku. Pelacur adalah perempuan yang melacur, sundal, wanita tuna susila. Pelacuran adalah perihal menjual diri sebagai pelacur, penyundalan (W.J.S Poerdarmita, 1984: 548). Menurut William Benton dalam Encyclopedia Britanica, pelacuran dijelaskan sebagai praktek hubungan seksual yang dilakukan sesaat, yang kurang lebih dilakukan dengan siapa saja (promiskuitas) untuk imbalan berupa uang (Tahnh-Dam Truong, 1992:115). Sedangkan secara terminologis pelacuran atau prostutisi adalah penyediaan layanan seksual yang dilakukan oleh laki-laki atau perempuan untuk mendapatkan uang atau kepuasan (Robert P. Masland, dan Jr. David Estridge, 1987: 134). Menurut Mulia, T.S.G et.al dalam ensiklopedia Indonesia dijelaskan bahwa pelacuran itu bisa dilakukan baik oleh kamu wanita maupun pria. Jadi ada persamaan predikat pelacuran antara laki-laki dan wanita yang bersama-sama melakukan perbuatan hubungan kelamin diluar perkawinan. Dalam hal ini cabul tidak hanya berupa hubungan kelamin di luar nikah saja, akan tetapi termasuk pula peristiwa homoseksual dan permainan-permainan seksual lainnya (Dalam Kartini Kartono, 1997: 184).
Secara bahasa prostitusi online terbagi menjadi dua kata yaitu prostitusi yang pengertiannya sudah dibahas di atas dan kata online di Bahasa Indonesia-kan mengandung arti terhubung. Sebenarnya dua kata tersebut sulit diartikan kedalam satu pengertian.Pembahasan mengenai prostitusi online ini membahas mengenai praktek prostitusi atau pelacuran dengan menggunakan media internet atau online sebagai sarana transaksi bagi PSK dan yang ingin menggunakan jasanya. Walaupun jika ingin kita perdalam maknanya maka pengertian dari prostitusi online adalah transaksi pelacuran yang menggunakan media internet sebagai sarana penghubung antara PSK dengan yang ingin menggunakan jasanya. Jadi internet hanya sebagai sarana penunjang atau penghubung saja (Amad Rosyadi, 2011).

Praksis Prostitusi online
Prostitusi  modern di Indonesia dapat ditelusuri kembali hingga ke masa kerajaan-kerajaan Jawa, dimana perdagangan perempuan pada saat itu merupakan bagian pelengkap dari sistem pemerintahan feodal. Dua kerajaan yang sangat lama berkuasa di jawa berdiri tahun 1755 ketika kerajaan Mataram terbagi menjadi Kesultanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Pada masa itu konsep kekuasaan seorang raja digambarkan sebagai kekuasaan yang sifatnya agung dan mulia. Kekuasaan raja yang tak terbatas ini juga tercermin dari banyaknya selir yang dimilikinya. Beberapa orang dari selir tersebut adalah putri bangsawan yang diserahkan kepada raja yang berasal dari persembahan kerajaan lain dan dari lingkungan masyarakat kelas bawah (Hull, T., Sulistyaningsih, E., dan Jones, G.W., 1997: 1-3).
         Bentuk industri seks yang lebih terorganisir berkembang pesat pada periode penjajahan Belanda. Kondisi tersebut terlihat dengan adanya sistem perbudakan tradisional dan perseliran yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pemuasan seks masyarakat Eropa. Kondisi tersebut ditunjang pula oleh masyarakat yang menjadikan aktivitas seks memang tersedia, terutama karena banyak keluarga pribumi yang menjual anak perempuannya untuk mendapat imbalan materi dari para pelanggan baru (para lelaki bujangan) tersebut.
           Faktor jauh dari keluarga dan kebebasan dari kehidupan desa serta adanya fasilitas-fasilitas hiburan di kota, menarik para perempuan muda ini untuk masuk dalam dunia prostitusi. Industri seks di Indonesia menjadi semakin rumit bersamaan dengan meningkatnya mobilitas penduduk, gaya hidup, pendapatan masyarakat dan tantangan yang dihadapi. Ada pergeseran praksis prostitusi dari konvensional mengarah online. Berikut ini contoh dari beberapa jenis dan modus yang digunakan dalam prostitusi online:
1.      Situs Online
Pemanfaatan situs online untuk prostitusi adalah jenis klasik dari prostitusi online. Penyelenggara layanan memanfaatkan domain berbayar dan gratis. Kebanyakan penyelenggara menggunakan domain gratis seperti wordpress, bing, maupun blogspot. Konten dari situs ini memasang foto-foto ‘dagangan’ maupun video yang dapat dimainkan langsung atau diunduh terlebih dahulu.
Kasus prostitusi online yang heboh adalah tertangkapnya Yunita alias Keyko (34), seorang perempuan yang diduga sebagai bos besar distributor pekerja seks komersial (PSK). Keyko disebut-sebut mengoleksi 2.600 PSK yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Keyko juga memiliki ratusan orang agen penyalur di beberapa kota besar di Indonesia, dan masing-masing agen memiliki puluhan anak buah PSK. Para PSK yang dijual, dengan harga Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. Modus penjualannya, tersangka menawarkan beberapa foto kepada pemesan melalui BlackBerry Messenger (BBM). Setelah harga dan PSK yang dikehendaki disepakati, maka pemesan mentransfer 25 persen dari harga yang disepakati kepada tersangka. Sisa pembayaran kemudian diberikan kepada PSK. Keyko tidak pernah bertatap muka langsung dengan pemesan, bahkan anak buahnya, namun seluruh transaksi pembayaran dipusatkan di rekening tersangka. Keyko dijerat Pasal 506 dan 296 KUHP dan UU RI No 21 2007 tentang Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang total ancaman hukuman 15 tahun penjara (Kompas.com, 2 Mei 2013).
2.      Media sosial (medsos)/jejaring sosial (social networking)
Jenis ini adalah jenis yang mudah digunakan oleh siapapun, karena pengguna langsung bisa aktif dengan hanya membuat akun. Biaya penggunaan sangat murah, karena hanya menggunakan koneksi internet dengan berlangganan layanan data operator menggunakan modem, smartphone, LAN. Bahkan bisa dikatakan gratis bila menemukan layanan wi-fi di pusat perbelanjaan, rumah makan, bus, dll. Penulis deskripsikan penggunaan beberapa media sosial untuk tujuan prostitusi online yang umum digunakan masyarakat Indonesia. Media-media sosial tersebut adalah:
a     Facebook
Facebook adalah media sosial nomor wahid di dunia. Tujuan pembuatan facebook pada awalnya bertujuan untuk saling mengenal antara sesama mahasiswa Harvard University, kini berkembang di menjadi media sosial yang lengkap. Dari sisi positif, keberadaan facebook begitu terasa manfaatnya, seperti bisa kembali bertemu dengan saudara, teman, kenalan lama. Namun dibalik itu, facebook digunakan juga untuk aktifitas prostitusi online.
Fenomena facebook mulai booming pada tahun 2004-an. Seiring waktu penggunaan facebook bukan hanya digunakan untuk pertemanan, akan tetapi untuk prostitusi. Modus yang dipakai adalah memasang foto profil dengan foto atau gambar yang ‘menarik’. Foto-foto koleksi pun diunggah dan dipajang dalam album. Untuk memudahkan pencarian pengguna dan strategi pemasaran yang jitu, dibuatlah akun yang berbau seks. Sebutlah bohay, bisyar, bispak, dll. Dengan penggunaan mesin pencari atau pencarian dalam situs facebook, maka akan mudah menemukan akun-akun jualan. Transaksi berlangsung setelah terjalin pertemanan (proses tambah dan terima teman), dengan melalui chatting atau via kirim pesan. Itulah sedikit gambaran penggunaan facebook untuk prostitusi.
b    Tagged
Media sosial ini kurang begitu terkenal penggunaannya di Indonesia, namun begitu mudah penggunaannya. Keunggulan medsos ini adalah dapat menyaring/memfilter teman dengan batasan tempat, usia, dan jenis kelamin yang dicari. Selain itu Tagged dapat melakukan chatting, bekirim pesan, berbagi video berbagi foto, dan meet me. Pengguna dapat mengakses semua pengguna tagged walaupun tanpa melakukan add dan approved.
Pengguna Tagged memanfaatkan media sosial ini untuk prostitusi dengan menampilkan photo profil yang vulgar untuk menarik pengguna. Selain foto atau video yang di-share, diberi keterangan bahwa pengguna tersebut bisa di-booking/ bisa dipakai/ bisa dibayar disertai dengan keterangan harga. Transaksi dilakukan antar penjual dan pembeli, baik melalui perantara maupun tidak, dengan chatting atau berkirim pesan.
Tagged ini digunakan juga bukan untuk prostitusi tetapi digunakan juga untuk kencan suka sama suka, semisal kondisi perempuan yang kesepian ditinggal suami bekerja ke luar kota atau luar negeri. Di kalangan petualang cinta dan pemburu binor (bini orang), medsos ini paling digandrungi. Dalam penggunaan tagged sebagai media prostitusi dapat dengan mudah mengetahui pengguna yang hanya mencari teman, mencari teman intim, mencari layanan seks. Pengguna dengan mudah membaca feed (status) pengguna tagged seluruh dunia. Dari feed (status) ini akan tahu prostituter yang melakukan layanan jasa seks, misal feed “buka BO”, “Siap menemani party semalam, harga 6jt, DP 50%”, bisa menemani karaoke dan CI”, dll. Pengguna tagged yang berminat dengan jasa tersebut melakukan transaksi dengan berkomunikasi melalalui pesan (messages), selanjutnya terjadilah hal-hal yang diinginkan.
c    Twitter
Untuk menggunakan Twitter, Pengguna hanya mendaftarkan diri dengan e-mail. Media sosial ini memiliki karakteristik 140 karakter dalam aktifitasnya. Selain itu pengguna dapat berbagi foto dan video pendek. Konten foto vulgar dapat diunggah secara bebas, karena Twitter tidak men-suspend akun selama tidak ada RAS (report as spam) dari pengguna lain.
Modus prostitusi medsos ini adalah dengan membuat akun yang menggunakan kata kunci yang mudah dicari. Kata kunci yang mudah ditelusuri melalui pencarian mesin pencari atau pencarian dalam situs seperti bohay, jablay, bispak, bisyar, perek, ayam, pecun, panlok, gigolo, hot, igo (indonesia girl only), dll. Sudah dipastikan siapapun pengguna akun medsos ini dengan mudah menemukan konten berbau pornografi dan prostitusi. Pemilik akun mengunggah foto diri, bila akun pribadi, atau foto anaknya bila akun ‘mami’ atau germo. Untuk dapat mengakses akun atau mendapat kiriman gambar, akun pemburu ditawari untuk menjadi member dengan cara mentransfer sejumlah uang. Bagi akun yang ‘jualan sendiri’, fasilitas yang dipakai adalah melakukan transaksi melalui DM (direct message) untuk melakukan transaksi seks.
d     LinkedIn
Medsos ini diperuntukan untuk kalangan profesional dalam berinteraksi. Pengguna pribadi mendeskripsikan identitas diri, pekerjaan, hobi, dll layaknya curriculum vittae. Sedangkan, pengguna korporasi memanfaatkan untuk mendeskripsikan perusahaan atau membuka lowongan pekerjaan. Namun tujuan pembuatan medsos yang tadinya positif, dimanfaatkan untuk melakukan prostitusi.
3.      Forum diskusi
Penggunaan forum ini merupakan penggunaan yang atraktif antara penyedia, penjual dan pembeli. Contoh forum ini adalah bmers2.net, sawomatang.com, semprot.com, krucil.com, kampus.us, ranjang.com, duniasex.com.dll. Layanan ini mengharuskan member untuk login dengan menggunakan akun yang terdiri dari nama user dan password. User harus memiliki e-mail untuk membuat akun dalam forum dan memverifikasi akun yang dikirim penyedia ke e-mail user.
      Forum diskusi seperti bmers2.net, sebelum diblokir bernama bintangmawar.net, adalah salah satu forum legendaris dalam dunia ‘perlendiran’. Untuk dapat masuk ke forum ini, member terlebih dahulu membuat akun yang memuat user name (nama pengguna) dan password (kata kunci). Setelah mendapat verifikasi sebagai member, maka user dapat melihat, membaca, dan berkomunikasi dengan administrator (mimin) maupun moderator (momod).
Keanggotaan (members) bmers2.net terdiri dari yang free (member gratisan) maupun berbayar (executive member). Free member tidak dapat menggunakan semua konten dalam forum ini. Ada konten-konten yang hanya bisa digunakan oleh member eksekutif, yang terlebih dahulu membayar layanan sebesar Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) via transfer yang dapat digunakan selama satu tahun.
Forum ini memuat aturan main (rules & etiquete) yang harus dipatuhi. Aturan itu memuat kewajiban dan larangan, misalnya pengguanaan akun yang tidak boleh sama dengan akun pemilik, tidak boleh menyinggung agama, sara, berkata kasar, perkosaan, aborsi, seks dengan anak di bawah umur, seks dengan binatang, kerahasiaan member lain, dan lain-lain. Dengan aturan yang ketat dan adanya dana masuk dari member menjadikan forum ini sebagai forum yang eksis walaupun situs aslinya yaitu bintangmawar.net telak diblokir menkominfo.
Terdapat kamus baku user bmers2.net yang dipakai seperti HJ (hand jobs), BJ (blow jobs), FJ (fuck jobs), FK (french kiss), Polda (polisi dapur), FR (field reports), GO (germo), binor (bini orang), minor (suami orang), exe, DC (damage cost), Bojah (Bodi Jahat), Bohai (Bodi Aduhai), Bocil (bodi kecil), japri (jaringan privat), panlok (panda lokal), SSI (spik spik iblis), CICO (check in check out), CIM (crot in mulut), LGX (laki-laki gila seks), dll.
Forum ini memuat konten field reports (laporan lapangan). Konten ini berisi laporan berbagi pengalaman user yang sudah melakukan intercourse. Member mendeskripsikan hasil ‘kegiatan lapangannya’, terdiri dari tempat kegiatan, waktu, grade (nilai), video, foto, harga. Hanya member eksekutif yang bisa mendapa fasilitas konten video dan foto. Selain konten FR, terdapat konten yang memuat direktori tempat hiburan seperti spa, karaoke, pijit, hotel, dll dilengkapi dengan alamat dan nomor kontaknya. Masing-masing member bisa berbagi nomor hp (nocan: nomor cantik) dari PSK.     4. Aplikasi Chatting
Layanan chatting ini berupa aplikasi yang dapat diunduh. Aplikasi ini seperti yahoo messenger, gtalk, camfrog, bbm, skype, Mig33, NimBUZZ, eBuddy, MiRc, dll. Pengguna dapat menggunakan fasilitas chatting yang berbasis teks, suara, dan video ini hanya dengan membuat akun. Modus prostitusi dilakukan setelah masing-masing pengguna mendapatkan akun dan saling berteman. Layanan ini hanya menggunakan fantasi seks melalui teks, suara dan video. Selanjutnya pengguna melakukan perjanjian untuk ‘eksekusi’ setelah disepakati waktu, tempat dan tarifnya.

Hifz} al-Nafsi untuk Penanggulangan Prostitusi Online
Prostitusi online adalah prostitusi yang dilakukan dengan cara media internet untuk bertransaksi. Transiksi yang menggunakan online (media internet) ini yang membedakan dengan prostitusi offline, namun tujuannya sama. Dampak dari kegiatan ini sangat berbahaya. Hifz} al-Nafsi adalah salah satu maqaas}id al-shari’ah dalam upaya istinbat} al-ahkaam. Tujuan dari syariat adalah terjaganya jiwa manusia. Maka segala hal yang bisa mengancam keselamatan jiwa harus dihilangkan. Dalam makalah ini tentu akan muncul pertanyaan kenapa titik tekannya kajian tidak pada hifz} al-nasab? Penulis memandang bahwa hubungan badan dalam kegiatan prostitusi tidak bertujuan untuk menghasilkan keturunan tetapi hanya untuk kepuasan biologis saja. Karena tujuannya untuk kepuasan, maka pelaku akan mencari cara terpenuhinya kepuasan tersebut.
            Agama lslam dalam rangka mewujudkannya mensyari’atkan perkawinan untuk mendapatkan anak dan penerusan keturuan sertia kelangsungan jenis manusia dalam bentuk kelangsungan yang paling sempurna. Memelihara jiwa berdasarkan tingkat kepentingannya dapat dibedaan menjadi tiga peringkat:
1.      Memelihara jiwa dalam peringkat d}aruuriyat seperti memenuhi kebutuhan pokok berupa makanan atau mempertahankan hidup. Kalau kebutuhan pokok ini diabaikan maka akan berakibat terancamnya eksistensi manusia.
2.      Memelihara jiwa dalam peringkat h}aajiyat, seperti diperbolehkan memburu binatang untuk menikmati makanan yang lezat dan halal. Kalau kegiatan ini diabaikan maka menyebabkan eksistensi manusia terancam tetapi hanya akan menimbulkan kesulitan hidup.
3.      Memelihara jiwa dalam perinkat tahsiiniyat, seperti ditetapkannya tata cara makan dan mimun. kegiatan ini hanya berhubungan dengan kesopanan dan etika yang tidak akan mengancam eksistensi hidup manusia dan tidak pula mempersulitnya jika tidak dilaksanakan. Hal ini berbeda dengan pemeliharaan jiwa pada peringkat atas (fidai-anan.blogspot.com 25 Maret 2015).
Hifz} al-nafsi sebagai tujuan syariat adalah memelihara jiwa dari kerusakan. Prostitusi seperti yang dipaparkan di awal dapat merusak jiwa dengan munculnya penyakit menular seksual (PMS) dan HIV/AIDS yang dapat mematikan dan mengancam jiwa. Pelarangan praktik prostitusi online sebagai sarana terjadinya hubungan kelamin adalah sesuai tujuan syariat yakni menjaga jiwa (hifz} al-nafsi). Sebagai tujuan menjaga jiwa, maka pelarangan prostitusi online adalah merupakan peringkat d}aruriyyah, artinya bila prostitusi online tidak dilarang maka akan mengancam kelangsungan hidup manusia dikarenakan kematian akibat penularan penyakit menular seksual (PMS) dan HIV/AIDS.
Untuk menanggulangi HIV/AIDS sebagai dampak dari prostitusi online di Indonesia, maka dibentuklah Komisi Penanggulangan Aids (KPA), KPI sudah menjadi pranata sosial. Ada pengaturan yang dibuat negara sebagai dasar pembentukan komisi. Sebagai landasan untuk menjerat pelaku prostitusi online dipergunakan perundang-undangan, yaitu: Kitab Undang-Undang Hukum Pidana; Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; Undang-Undang No.21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang; Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak; Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga; Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Pornografi. Dalam peraturan perundang-undangan di atas secara eksplisit dan implisit melarang paraktik prostitusi online. Pengaturan larangan prostitusi online dalam bentuk peraturan perundang-undangan memposisikan prostitusi online sebagai fenomena sosial yang menjelma menjadi pranata sosial yang hidup dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat.

Ikhtitam
          Prostitusi online adalah prostitusi yang menggunakan sarana teknologi online dalam menjaring konsumen/pelanggan, transaksi, dan kesepakatan. Praktik online merupakan cara terbaru yang menggeser prostitusi konvensional. Tujuannnya adalah sama, yakni terjadinya hubungan badan dengan diiringi pembayaran. Sebagaimana halnya prostitusi konvensional, prostitusi online berbahaya karena dengan praktik ini penyebaran HIV/AIDS terjadi. Penyakit ini dapat menyebaban kematian. Oleh karena praktik prostitusi online dapat menyebarkan penyakit yang mematikan, maka perlu pelarangan. Pelarangan itu sesuai dengan tujuan syariat berupa penjagaan jiwa manusia (hifz} al-nafsi). Pelarangan di dalam hukum Islam dinormatifkan dalam peraturan perundang-undangan.
      Peraturan perundang-undangan melarang praktik prostitusi online dan menjerat pelakunya sebagai tindakan pidana. Upaya penerapan sanksi pidana diiringi pula dengan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS sebagai dampak dari praktik prostitusi online. Maka dibentuklah lembaga Komisi Penanggulangan AIDS di Indonesia. Lembaga ini sejalan dengan tujuan syariah yakni hifz} al-nafsi (menjaga jiwa). Dengan demikian KPA mempunyai peran yang begitu besar dalam mewujudkan tujuan menjaga jiwa yang terkandung di dalam tujuan syariat.



About Nasrulloh

Abu Rasyidah Judi Muhyiddin, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi | Pin BB 73ca04f3 | Whatsapp 081315609988 | email salampenyuluh@gmail.com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Pembaca bijak komentar di sini: